JAKARTA (09 Desember) – Kebakaran yang kembali merenggut nyawa di gedung Terra Drone, Jakarta Pusat, memicu sorotan tajam terhadap lemahnya pengawasan pemerintah daerah. Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem, Riano P Ahmad, menilai tragedi itu seharusnya bisa dicegah bila Pemprov DKI tidak abai terhadap status sertifikat laik fungsi (SLF) berbagai bangunan.
“Banyak sekali gedung, mal, apartemen yang SLF-nya mati. Ini nggak bisa dibiarkan,” tegas Riano dikutip Media Indonesia, Selasa (09/12/2025).
Riano mengungkapkan, Komisi A sudah berulang kali mendesak Dinas Gulkarmat, Dinas PTSP, hingga Satpol PP untuk menindak tegas gedung-gedung yang SLF-nya habis, tak diperpanjang, bahkan tak pernah mengantongi izin sejak awal.
Menurutnya, ada ratusan gedung di Jakarta yang bermasalah terkait kelayakan fungsi. Kondisi itu, kata Riano, amat berbahaya karena menyangkut keselamatan publik ketika terjadi situasi darurat.
“SLF itu syarat penting. Kalau ada kebakaran, evakuasinya seperti apa? Jalur keluarnya bagaimana? Kalau nggak ada, ya begini jadinya, ada korban tewas,” ujarnya.
Riano menegaskan kebakaran bukan sekadar persoalan human error. Peralatan pemadam yang tidak berfungsi, jalur evakuasi yang tidak standar, hingga gedung-gedung yang tetap beroperasi tanpa kelayakan menunjukkan adanya kelalaian sistemik.
“Ini bukan pertama. Mall Glodok kemarin juga kebakar, puluhan korban jiwa. SLF-nya juga mati. Tapi kejadian berulang. Jangan sampai kita kerja setelah ada korban,” tegasnya.
Legislator NasDem ini menekankan bahwa mitigasi dan pencegahan harus berjalan sebelum bencana terjadi. Riano juga meminta Gubernur DKI Jakarta untuk memberi perhatian serius kepada seluruh dinas terkait agar penegakan aturan tidak lagi lemah dan sporadis.
“Jangan tunggu kebakaran baru gerak. Pengawasan ketat harusnya sudah jalan dari awal. Saya berharap Pak Gubernur memperkuat pengawasan. Jangan sampai ada lagi korban jiwa hanya karena kelalaian administratif. Ini memprihatinkan,” imbuhnya. (*/FM)