JAKARTA (15 Januari) – Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem, Gias Kumari Putra, mengingatkan risiko kebakaran berulang di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Ia menyebut, tingginya kepadatan penduduk di wilayah tersebut membuat api mudah menjalar dan berdampak luas bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Gias saat mengunjungi warga terdampak kebakaran di Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Selasa (13/01/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan duka dan keprihatinan atas musibah kebakaran yang menyebabkan warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
“Kami turut berduka dan menyampaikan belasungkawa kepada para korban kebakaran di Jembatan Besi. Di wilayah padat seperti Tambora, satu rumah terbakar bisa dengan cepat menjalar ke rumah lainnya,” kata Gias.
Ia mengatakan, sejak awal kejadian pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Sosial, BPBD, camat, lurah, serta pemangku kepentingan lainnya. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan dan penyaluran bantuan bagi korban berjalan dengan baik.
Gias menilai, karakteristik permukiman padat di Tambora membuat risiko kebakaran semakin tinggi. Dalam kondisi tersebut, api dari satu rumah dapat dengan cepat menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
“Di wilayah padat penduduk, penyebaran api sangat cepat. Karena itu, upaya pencegahan harus terus diperkuat,” kata legislator NasDem ini.
Gias mendorong peningkatan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat, terutama terkait penggunaan listrik, kompor, dan faktor lain yang kerap menjadi penyebab kebakaran. Upaya tersebut akan dilakukan bersama instansi terkait hingga tingkat RT dan RW.
Ia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan serta saling menjaga lingkungan guna mencegah terulangnya peristiwa serupa.
“Tambora adalah lingkungan tempat kita tinggal bersama. Diperlukan kehati-hatian dan kepedulian semua pihak agar kebakaran tidak kembali terjadi,” pungkas Gias. (MAP/FM)