JAKARTA (05 Februari) – Usulan pembangunan embung di wilayah RW 05, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, yang telah diajukan masyarakat sejak empat tahun lalu belum juga terealisasi. Padahal, keberadaan embung dinilai penting untuk mengurangi potensi banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Raden Gusti Arief, mengatakan aspirasi pembangunan embung kembali disampaikan warga saat kegiatan reses Tahun 2026. Berdasarkan informasi masyarakat, lahan yang direncanakan untuk embung bahkan telah diukur dan dipatok sebagai area penampungan air.
“Dari hasil reses hari ini, kami mendengar langsung keluhan masyarakat yang sudah lama mengusulkan pembangunan embung. Setiap kali terjadi hujan dengan intensitas tinggi, wilayah ini kerap terendam banjir dan tentu merugikan warga,” kata Gusti Arief, Kamis (05/02/2026).
Gusti mengatakan, banjir yang terjadi tidak hanya berdampak pada kerusakan fasilitas lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas dan perekonomian masyarakat setempat. Menurutnya, pembangunan embung di wilayah Susukan menjadi kebutuhan mendesak sebagai salah satu upaya pengendalian banjir.
Fraksi Partai NasDem, kata Gusti, akan mendorong percepatan realisasi pembangunan embung melalui koordinasi dengan Komisi D DPRD DKI Jakarta yang membidangi infrastruktur dan sumber daya air.
“Mudah-mudahan proses pembangunan embung ini bisa dipercepat sehingga dapat segera berfungsi untuk kepentingan masyarakat,” harapnya. (DT/FM)