JAKARTA (13 Februari) – Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, meresmikan revitalisasi MCK komunal di RT 14 dan RT 15, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet. Revitalisasi ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat terkait kebutuhan sanitasi yang layak dan sehat.
Program perbaikan MCK komunal berlangsung selama dua bulan melalui kolaborasi antara Perumda Paljaya dan PAM Jaya. Fasilitas tersebut kini dapat dimanfaatkan oleh sekitar 90 hingga 100 warga setiap hari.
Nova menyampaikan perbaikan fasilitas sanitasi merupakan langkah mendasar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa melihat langsung hasil revitalisasi MCK komunal. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kita ingin mendorong pola hidup bersih dan sehat, karena sanitasi yang baik menjadi fondasi kesehatan lingkungan,” ujar Nova Paloh, Jumat (13/02/2026).
Ia mengungkapkan, sebelum direvitalisasi, kondisi MCK di kawasan tersebut cukup memprihatinkan, baik dari sisi bangunan maupun sistem pengelolaan limbah. Kini, sistem pembuangan limbah telah terhubung dengan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD), sehingga limbah tidak lagi langsung dialirkan ke sungai.
“Sekarang limbahnya sudah dikelola dengan lebih baik, melalui sistem perpipaan dan SPALD. Ini langkah penting agar lingkungan semakin bersih dan sehat,” jelasnya.
Nova menambahkan, proses revitalisasi membutuhkan waktu sekitar dua bulan karena mencakup pekerjaan penambahan jaringan perpipaan dari jalur utama menuju lokasi fasilitas.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta terus mendorong pengembangan sistem sanitasi terpusat di berbagai wilayah Jakarta melalui pembagian zona SPALD. Program tersebut ditargetkan mampu melayani ribuan kepala keluarga di setiap zona layanan.
“Kita ingin ke depan hampir seluruh wilayah Jakarta terhubung dengan sistem SPALD. Harapannya, sungai-sungai menjadi semakin bersih dan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (MAP/FM)