JAKARTA (21 Februari) – Keberadaan sejumlah lapangan padel di DKI Jakarta menuai keluhan warga karena dinilai menimbulkan kebisingan hingga larut malam. DPRD DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengevaluasi jam operasional fasilitas olahraga tersebut agar tidak mengganggu permukiman sekitar.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, mengatakan pada prinsipnya DPRD mendukung pertumbuhan fasilitas olahraga seperti lapangan padel. Menurutnya, tren olahraga tersebut merupakan bagian dari gaya hidup sehat sekaligus berkontribusi pada perputaran ekonomi kreatif.
“Pada prinsipnya kami mendukung tumbuhnya fasilitas olahraga karena itu bagian dari gaya hidup sehat dan ekonomi kreatif warga. Namun, kenyamanan masyarakat sekitar juga tidak boleh diabaikan,” kata Wibi, dilansir dari detik.com beberapa waktu lalu.
Ia menegaskan, keluhan kebisingan hingga dini hari harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama jika lokasi lapangan berada di dekat kawasan permukiman.
“Jika ada keluhan kebisingan sampai larut malam, ini perlu dievaluasi. Jam operasional harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Jangan sampai semangat berolahraga justru menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga,” ujarnya.
Wibi mendorong Pemprov DKI melalui dinas terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pengawasan terhadap perizinan dan standar ambang batas kebisingan. Menurutnya, jika diperlukan, pengaturan jam operasional yang lebih tegas dapat dipertimbangkan.
“Kita ingin olahraga tetap berjalan, usaha tetap tumbuh, tetapi warga juga merasa tenang dan dihargai. Karena itu, evaluasi dan dialog antara pengelola dan masyarakat harus dikedepankan,” katanya.
Sebelumnya, keluhan warga muncul di media sosial terkait aktivitas lapangan padel di kawasan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan. Sejumlah warga menyebut kebisingan mengganggu aktivitas dan waktu istirahat mereka. Aduan juga telah disampaikan melalui aplikasi JAKI dan kanal resmi Pemprov DKI Jakarta.
DPRD berharap persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti agar pertumbuhan fasilitas olahraga di Jakarta tetap sejalan dengan ketertiban dan kenyamanan lingkungan. (*/FM)