JAKARTA (6 Maret) – Upaya menghidupkan kembali pasar tradisional terus menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk DPRD DKI Jakarta. Pembenahan pasar dinilai perlu menggabungkan konsep modern tanpa meninggalkan karakter utamanya sebagai pasar rakyat.
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh mengatakan, revitalisasi pasar tidak hanya berkaitan dengan fungsi perdagangan semata. Aspek estetika, kerapian, serta pengembangan konsep ruang juga perlu diperhatikan untuk meningkatkan daya tarik pasar bagi masyarakat.
“Pasar tradisional perlu juga estetika dan kerapiannya. Pasar juga harus ada konsep mixed use-nya,” ujar Nova, Jumat (6/3/2026).
Menurut Nova, konsep penggunaan ruang yang beragam dapat membuat pasar tidak hanya menjadi tempat transaksi kebutuhan pokok, tetapi juga berkembang menjadi ruang sosial yang nyaman bagi masyarakat.
Dia mencontohkan konsep pengembangan yang diterapkan di Pasar Santa. Pasar tersebut dinilai berhasil menarik minat anak muda dengan memadukan fungsi pasar tradisional dengan ruang kuliner dan tempat berkumpul.
“Contohnya Pasar Santa, segmennya anak muda. Di bawah pasar, di atasnya ada kopi atau bistro,” kata Nova.
Konsep tersebut, lanjut dia, dapat menjadi inspirasi dalam merancang transformasi pasar tradisional agar lebih modern tanpa meninggalkan identitasnya sebagai pasar rakyat.
“Nah ini tinggal bagaimana pasar memikirkan langkah ke depan menjadi pasar modern, tapi tidak meninggalkan kesan tradisionalnya,” tuturnya.
Nova menegaskan, pembenahan pasar tidak berarti menghilangkan fungsi utamanya sebagai tempat penjualan kebutuhan pokok. Pasar basah tetap dapat dipertahankan, namun harus dikelola dengan lebih tertata dan bersih.
“Pasar basah silakan, tapi tetap rapi dan tidak becek,” ucap Nova.
Ia menilai pengembangan fasilitas pendukung seperti area kuliner maupun ruang berkumpul bagi generasi muda dapat meningkatkan daya tarik pasar tradisional. Dengan konsep tersebut, masyarakat tidak hanya datang untuk berbelanja kebutuhan dapur, tetapi juga menikmati berbagai aktivitas lain sehingga pasar menjadi ruang publik yang lebih hidup dan nyaman. (*/FM)