JAKARTA (16 Maret) – Momentum bulan suci Ramadan kembali dimanfaatkan oleh Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, untuk mempererat tali persaudaraan dengan menggelar acara buka puasa bersama sekaligus memberikan santunan kepada anak-anak yatim di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin tahunan ini bertujuan memperkuat solidaritas, baik di internal organisasi maupun dengan masyarakat luas. Nova menekankan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merekatkan kembali hubungan yang mungkin merenggang akibat kesibukan sehari-hari.
“Dalam bulan puasa ini tentunya kita meningkatkan solidaritas sesama umat muslim, juga toleransi kita. Selain itu mempererat keterikatan di antara sesama pengurus, keluarga besar DPP Partai NasDem maupun pengurus DKI Jakarta,” ujar Nova.
Bagi Nova, pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial rutin di kalender Ramadan. Ia memandang acara ini sebagai ruang hangat bagi keluarga besar organisasi untuk saling bertegur sapa dan berbagi kebahagiaan.
Kesibukan di luar bulan Ramadan sering kali membuat intensitas pertemuan antar-pengurus berkurang. Oleh karena itu, kehadiran santunan anak yatim di tengah acara menjadi pelengkap yang memberikan dimensi sosial pada pertemuan tersebut.
“Tujuan kita bagaimana menciptakan keterikatan satu sama lain. Biasanya di luar bulan puasa kita jarang bertemu, tetapi di bulan Ramadan ini ada silaturahmi bersama pengurus, keluarga, dan juga santunan untuk anak-anak yatim,” ungkap Nova.
Selain silaturahmi, santunan kepada anak yatim menjadi poin krusial dalam acara ini. Nova menegaskan bahwa aksi berbagi ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial serta upaya untuk memperluas manfaat keberadaan organisasi bagi masyarakat sekitar.
“Ini keluarga besar kami. Di sini salah satunya bentuk persaudaraan kita,” kata Nova.
Meskipun antusiasme tahun ini cukup tinggi, Nova menjelaskan bahwa jumlah anak yatim yang hadir di lokasi dibatasi demi kenyamanan bersama dan menyesuaikan dengan kapasitas tempat acara. Namun, ia memastikan bahwa jangkauan santunan tidak akan berhenti di satu titik saja.
“Tahun lalu memang cukup besar, di antaranya kita langsung ke panti asuhan. Tapi kali ini karena ruangannya tidak mencukupi, jadi kita batasi tidak terlalu banyak. Nanti akan kita bagi lagi di beberapa wilayah juga,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama terus terjaga, tidak hanya selama bulan Ramadan, tetapi juga dalam menjalankan tugas-tugas kemasyarakatan di masa mendatang. (MI/FM)