JAKARTA (08 November) – Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem, Raden Gusti Arief Yulifard, meminta proses penyelidikan terkait insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta dilakukan secara menyeluruh, transparan, dan melibatkan seluruh pihak berwenang. Ia menegaskan bahwa investigasi tidak boleh berhenti pada penentuan pelaku, tetapi harus menelusuri akar permasalahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Gusti, yang juga alumni SMAN 72 Jakarta, menilai penting adanya keterlibatan penuh kepolisian serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam proses investigasi.
“Fokus kita bukan hanya mencari siapa yang salah, tapi mencari akar masalah agar peristiwa seperti ini tidak terulang,” ujarnya, Sabtu (08/11/2025).
Ia juga menilai ruang penyelidikan harus dibuka terhadap kemungkinan adanya tekanan atau faktor eksternal di luar lingkungan sekolah, termasuk dinamika sosial dan pergaulan terduga pelaku.
“Bila benar ada faktor eksternal, itu harus diungkap agar penanganannya tuntas,” tegasnya.
Gusti Arief memastikan DPRD DKI akan terus mengawal jalannya investigasi serta mendorong evaluasi menyeluruh di tingkat satuan pendidikan.
“Sebagai Anggota Komisi E serta alumni SMAN 72, saya ikut berduka dan akan terus mengawal proses investigasi ini,” imbuhnya. (RO/FM)