JAKARTA (05 Desember) – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mengungkapkan bahwa upaya pemberantasan bullying membutuhkan pendekatan menyeluruh, mulai dari kesadaran, penegakan aturan, hingga menciptakan jaminan keamanan bagi peserta didik. Hal tersebut disampaikan Wibi saat menghadiri Talkshow Edukatif bertema “Membangun Jakarta Bebas Bullying” di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (05/12/2025).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta bersama Mabar (Magang Bareng) Fraksi NasDem ini diselenggarakan untuk memperkuat gerakan pencegahan perundungan terhadap anak, khususnya di lingkungan sekolah, yang masih menjadi persoalan serius di Jakarta.
“Kita harus mempunyai satu sudut pandang yang sama untuk menyelesaikan masalah dari akarnya, pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang memberikan rasa aman, serta menanamkan nilai saling menghargai sejak dini,” terang Wibi.
Talkshow ini menghadirkan narasumber diantaranya Anggota Komisi E Fatimah Tania Nadira Alatas, Psikolog Klinis Chitra Ananda Mulia, Kabid SMA Dinas Pendidikan DKI Ali Mukodas, Kabid Perlindungan DPPAPP DKI Dody Taruna Dwiputra, hingga Ketua Bidang Non Litigasi DPP BAHU NasDem Ridwan Syaidi Tarigan.
Wibi menilai, selain mendorong kesadaran bersama, pemerintah dan pemangku kepentingan perlu menerapkan langkah tegas untuk menekan angka perundungan di sekolah. Baginya, peningkatan awareness tanpa ketegasan hanya akan melahirkan diskusi tanpa hasil.
“Saya berharap nanti para narasumber di sini bisa mengupas tuntas tentang ketegasan, sanksi, dan jaminan keamanan, ataupun awareness,” tegas Wibi.
Legislator NasDem ini juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak boleh berhenti sebagai ruang diskusi semata. Harus ada kesimpulan bersama dan call to action yang jelas untuk memastikan adanya tindak lanjut setelah acara selesai.
“Sehingga nanti selesai acara ini, kita ada satu kesimpulan bersama. Call to action. What to do next? Jadi bukan hanya sekadar ngomong-ngomong. Tapi ada sesuatu langkah konkret yang mau kita lakukan,” pungkas Wibi. (*/FM)