JAKARTA (9 Februari) – Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar pendanaan sistem pangan daerah ditetapkan sebagai belanja strategis lintas sektor dalam APBD. Hal tersebut disampaikan anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem, Riano P. Ahmad saat membacakan Pandangan Umum Fraksi NasDem terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan.
Riano menilai rancangan Perda belum memberikan kepastian fiskal yang memadai dalam penyelenggaraan sistem pangan daerah.
“Pendanaan sistem pangan tidak boleh diberlakukan sebagai belanja sektoral rutin, melainkan harus menjadi belanja strategis lintas sektor untuk stabilitas ekonomi, perlindungan sosial, kesehatan publik, dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Riano, Senin (9/2/2026).
NasDem mengusulkan konsep Food System Budgeting Framework untuk mengintegrasikan berbagai klaster sistem pangan, mulai dari neraca pangan, sistem peringatan dini, cadangan pangan, distribusi, hingga pengurangan pemborosan pangan.
Riano juga menekankan pentingnya penerapan mandatory spending fungsional agar alokasi anggaran pangan tersedia secara berkelanjutan setiap tahun.
“Pendanaan sistem pangan harus bersifat multi-year dan memiliki dana kontinjensi untuk menghadapi krisis pasokan dan lonjakan harga,” imbuhnya. (FM)