JAKARTA (10 Februari) – Guna mengawal stabilitas pasokan pangan menjelang Ramadan, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, melakukan peninjauan langsung ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (10/02/2026). Langkah ini diambil untuk memantau kondisi rantai pasok secara komprehensif, mulai dari tingkat distributor hingga ke tangan peritel.
Dari hasil pemantauan, ia mencatat terdapat kenaikan harga pada komoditas hortikultura. Khususnya bawang merah, sekitar Rp.10 ribu per kilogram. Lalu, cabai sekitar Rp.20 ribu per kilogram.
“Kita sudah memantau ya, baik dari harga bawang, kentang, cabai, memang ada sedikit pergerakan,” ujar Nova Paloh di lokasi, Selasa (10/02/2026).
Terkait penyebab kenaikan harga, faktor utama berasal dari rantai pasok, ketersediaan barang, cuaca ekstrem, serta lonjakan permintaan yang kerap terjadi menjelang Ramadan. Di sisi lain, Nova menegaskan bahwa komoditas utama lainnya masih terpantau aman. Ia juga memastikan bahwa harga beras akan tetap terjaga sesuai dengan ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan susu berada dalam kondisi relatif stabil karena didukung oleh jaringan ritel BUMD,” ujar Nova Paloh. (EP/FM)