JAKARTA (10 Februari) – Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, mendukung sinergi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Badan Gizi Nasional dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, langkah strategis tersebut memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Nova mendukung kerja sama tersebut sebagai peran strategis memperkuat rantai pasok kebutuhan dasar masyarakat.
“Pastinya, Komisi B mendukung untuk Sirkular Ekonomi dan Pemenuhan Gizi,” ujar Nova saat Penandatanganan Nota Kesepakatan oleh Gubernur Pramono Anung Wibowo dan Kepala Badan Gizi Nasional RI Dadan Hindayana di Balairung, Balaikota DKI Jakarta, Senin (9/02/2026).
Ia menekankan, keterlibatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan sebagai bagian penting dalam kolaborasi tersebut. Menurutnya, BUMD seperti Food Station, Dharma Jaya, dan Pasar Jaya menjadi kunci dalam pemenuhan kebutuhan program pangan.
“Misalnya telur, terus juga susu, daging (sapi), ayam, yang lain-lain, dan Pasar Jaya menyediakan tempatnya. Ini kolaborasi untuk menciptakan sirkular ekonomi,” tutur Nova.
Selain pemenuhan gizi, Legislator NasDem ini menilai, keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah Jakarta juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Target pembangunan hingga lebih dari seribu dapur SPPG akan memperluas penyerapan tenaga kerja lokal.
“Keterlibatan masyarakat di sekitar dapur ini menjadi bukti Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga mendorong penguatan ekonomi di tingkat wilayah,” katanya.
Penandatanganan nota kesepakatan itu menjadi landasan penting bagi sinergi lintas sektor dalam memastikan keberlanjutan program. Sekaligus, memperkuat peran Jakarta dalam mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Penyerapan tenaga kerja yang ada di sekitar wilayah dapur-dapur SPPG. Kan ini bagus, ada penyerapan tenaga kerja,” pungkas Nova. (*/FM)