JAKARTA (6 Maret) – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mengingatkan pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menjalankan tugas secara amanah dan profesional. Hal itu penting untuk memastikan kualitas makanan serta ketepatan distribusi kepada penerima manfaat tetap terjaga.
Wibi mengatakan, keberadaan dapur SPPG memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, pengelolaannya harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar tidak terjadi kesalahan dalam proses distribusi makanan.
“Harapannya, yayasan atau lembaga yang mengelola dapur MBG dapat menjalankan amanah tersebut dengan sungguh-sungguh, sehingga tidak ada kesalahan dalam pengiriman menu makanan kepada anak-anak,” ujar Wibi, usai menghadiri peresmian dapur SPPG yang dibangun Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) DKI Jakarta di kawasan Kemang, Jumat (6/3/2026).
Wibi juga menekankan pentingnya pengawasan kualitas atau quality control dalam setiap tahapan operasional dapur MBG. Menurutnya, hal ini menjadi krusial mengingat Jakarta memiliki tingkat aktivitas media sosial yang tinggi sehingga setiap pelayanan publik sangat mudah menjadi sorotan masyarakat.
“Dengan QC yang tinggi di setiap dapur MBG yang berdiri di DKI Jakarta, mudah-mudahan tidak ada masalah,” kata Wibi.
Selain memastikan kualitas layanan, Wibi berharap jumlah dapur SPPG di Jakarta dapat terus bertambah agar cakupan penerima manfaat program MBG semakin luas. Ia mengungkapkan, saat turun reses ke masyarakat, banyak orang tua yang menanyakan kapan anak-anak mereka dapat mulai menikmati program tersebut.
“Ketika kami turun reses menemui masyarakat, banyak orang tua bertanya kapan anak-anak mereka bisa mendapat MBG. Artinya dapur-dapur ini harus terus bertumbuh di Jakarta,” ungkapnya. (*/FM)