JAKARTA (15 Mei) – DPW Partai NasDem DKI Jakarta mendorong penguatan perlindungan perempuan di ruang publik, mulai dari pencegahan perundungan hingga kekerasan seksual di transportasi umum dan ruang publik lainnya.
Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino, mengatakan isu perlindungan perempuan masih menjadi salah satu persoalan utama di Jakarta. Menurutnya, hal tersebut harus mendapat perhatian serius dari seluruh pihak, termasuk organisasi perempuan seperti Garnita Malahayati NasDem.
“Yang pertama tetap tentang perlindungan perempuan dari dampak perundungan, baik di dunia digital maupun secara langsung. Kedua tentang kesehatan reproduksi, dan ketiga mengenai kemandirian ekonomi perempuan,” kata Wibi usai pelantikan DPW Garnita Malahayati NasDem DKI Jakarta, Jumat (15/5/2026).
Menurut Wibi, ketiga isu tersebut juga telah tertuang dalam revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan yang baru disahkan DPRD DKI Jakarta.
“Ini harus terus didorong dan dikerjakan bersama-sama agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat DKI Jakarta,” ujarnya.
Wibi menilai perempuan di Jakarta saat ini menunjukkan tingkat kemandirian yang semakin tinggi, terutama dalam menopang ekonomi keluarga. Karena itu, menurutnya, pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang mampu mendukung perempuan agar tetap produktif sekaligus mendapatkan perlindungan yang layak.
“Kita melihat perempuan hari ini punya beban yang lebih besar ketika harus mengurus keluarga sekaligus bekerja. Karena itu dukungan kebijakan seperti cuti hamil, keamanan di perkantoran, akses transportasi yang aman, hingga daycare menjadi sangat penting,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu juga menyoroti masih maraknya kasus pelecehan seksual di transportasi publik dan ruang terbuka yang belakangan ramai diperbincangkan.
“Kasus pelecehan seksual di transportasi publik harus menjadi perhatian serius. Garnita Malahayati NasDem juga harus hadir untuk mendorong perlindungan perempuan di ruang publik,” katanya.
Selain perlindungan perempuan, Wibi juga menekankan pentingnya penguatan kemandirian ekonomi perempuan melalui berbagai program penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.
“Kita ingin perempuan di Jakarta semakin berdikari dan memiliki kemampuan untuk mandiri secara ekonomi, karena perempuan hari ini menjadi backbone dalam banyak keluarga,” pungkasnya. (FM)