Muhammad Idris: Benahi Sungai Jadi Kunci Atasi Banjir Jakarta

You are currently viewing Muhammad Idris: Benahi Sungai Jadi Kunci Atasi Banjir Jakarta

JAKARTA (9 Juli) – Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Muhammad Idris menilai penataan dan pembangunan infrastruktur sungai harus menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam upaya mengatasi banjir. Menurutnya, pembenahan sungai merupakan langkah mendasar sebelum menjalankan berbagai program pengendalian banjir lainnya.

Menurut Idris, sebagian besar persoalan banjir di Jakarta bermula dari kondisi sungai yang belum tertata dengan baik. Karena itu, pembenahan infrastruktur sungai harus menjadi prioritas agar aliran air kembali optimal dan risiko banjir dapat dikurangi.

“Mustahil sepertinya kita bisa menyelesaikan permasalahan banjir kalau kalinya kita tidak urus,” ujar Idris, usai meninjau pembangunan prasarana dan sarana Kali Cideng Atas dalam proyek JakTirta di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026).

Ia menegaskan, seluruh sungai di Jakarta perlu ditata secara menyeluruh. Pembangunan fisik seperti pemasangan sheet pile harus dibarengi dengan pengerukan dan normalisasi sungai agar tidak mengalami pendangkalan yang menghambat aliran air.

“Karena hampir semua permasalahan banjir itu ada di kali,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Idris juga menyoroti kondisi Kali Cideng Atas yang dinilai masih memerlukan perhatian. Selain tampak kumuh dan menimbulkan bau tidak sedap, sungai tersebut masih mengalami pendangkalan yang memicu tumbuhnya tanaman liar serta menahan sampah di aliran sungai.

Menurutnya, setelah pembangunan sheet pile selesai, Dinas Sumber Daya Air perlu melanjutkan dengan pengerukan sungai agar kapasitas tampung air semakin optimal.

“Kalau dangkal ada pohon-pohon liar tumbuh, menahan laju air. Menahan juga sampah-sampah,” ujarnya.

Idris juga mendorong penguatan sinergi antarperangkat daerah dalam menjaga kondisi sungai. Menurutnya, penanganan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Sumber Daya Air, tetapi juga memerlukan dukungan Dinas Lingkungan Hidup bersama Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air untuk memastikan kebersihan sungai tetap terjaga.

“Kita juga tidak mengabaikan bagaimana teman-teman LH juga harus berperan di sini,” pungkas Idris. (*/FM)

Leave a Reply