JAKARTA (19 Juli) – Pembangunan Jakarta tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan, mulai dari banjir hingga parkir liar.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mengungkapkan, berbagai persoalan perkotaan tidak dapat diselesaikan hanya melalui kebijakan pemerintah. Penanganan parkir liar, misalnya, membutuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban. Begitu pula persoalan banjir yang tidak akan tuntas apabila masih ada warga yang membuang sampah ke sungai atau mendirikan bangunan di bantaran kali.
“Pembangunan Jakarta membutuhkan kolaborasi semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Tanpa keterlibatan masyarakat, berbagai persoalan kota akan sulit diselesaikan,” kata Wibi, saat menghadiri peringatan 1 Tahun Aksi Bersama di Gedung CCM, Jakarta Pusat, Minggu (19/7/2026).
Wibi mengatakan, semangat kolaborasi telah menjadi bagian dari proses pembangunan Jakarta melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Dalam forum tersebut, aspirasi masyarakat menjadi dasar penyusunan program pemerintah sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih sesuai dengan kebutuhan warga.
Wibi mengapresiasi mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dinilainya telah menginspirasi lahirnya gerakan berbasis komunitas seperti Aksi Bersama. Ia menilai gerakan berbasis komunitas tersebut menunjukkan bahwa aksi kolektif masyarakat mampu memberikan dampak nyata. Karena itu, sinergi antara pemerintah, DPRD, dan warga perlu terus diperkuat agar pembangunan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Community action itu bisa berdampak secara luar biasa. Pak Anies, mantan gubernur Jakarta, telah menginspirasi lahirnya gerakan yang memberi manfaat bagi masyarakat. Ini menjadi langkah baik yang perlu terus kita ciptakan di Jakarta,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, legislator NasDem ini mengajak generasi muda untuk mengambil peran lebih aktif dalam pembangunan kota melalui berbagai kegiatan sosial maupun aksi-aksi komunitas.
“Saya mengajak seluruh anak muda Jakarta, ayo kita sama-sama bangun kota tercinta ini. Pada akhirnya, kota ini juga untuk kita semua,” pungkasnya. (*/FM)