Harus Ada Kajian Mendalam Soal Usulan Jakarta Raya

You are currently viewing Harus Ada Kajian Mendalam Soal Usulan Jakarta Raya

JAKARTA (13 Juli) – Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta mempertanyakan pertimbangan usulan pembentukan Jakarta Raya yang terdiri dari Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang dan Bogor yang diungkapkan Wali Kota Depok Mohammad Idris. Ketua Fraksi NasDem DKI, Wibi Andrino mengatakan saat ini dirinya belum mendengar secara resmi terkait Jakarta Raya ini.

“Terkait usulan itu kami harus cek dulu apa pertimbangan-pertimbangan dari Wali Kota Depok memunculkan isu ini,” kata Wibi Andrino, Selasa (12/7/2022).

Menurut Wibi, banyak variabel yang harus dikaji dari penyatuan wilayah Jakarta dan daerah penyangga menjadi Jakarta Raya. Hal ini bukan hanya menyatukan luas wilayah per kilometer, namun juga menyatukan warga masyarakat hingga pemerintahan.

“Itu bagaimana bentuknya? Kan ada pemerintahannya bagaimana? PNS-nya bagaimana? Lalu pemilunya seperti apa nanti? Banyaklah. Karena itu, harus ada penelitian lebih lanjut secara “scientific” dan secara detail agar kebijakan penggabungan itu bisa komperhensif,” jelasnya.

Terkait dengan persoalan pemerataan pembangunan yang digulirkan oleh Wali Kota Depok sebagai dasar usulan tersebut, legislator NasDem ini menegaskan, pemerataan pembangunan variabelnya bukan hanya penyatuan wilayah administrasi. Namun, bagaimana “political will” atau kebijakan-kebijakan pemerintahan lokal di masing-masing wilayah menunjang sektor ekonomi.

Lebih lanjut Wibi juga mengungkapkan bahwa Depok harus dilihat terlebih dahulu pertumbuhan ekonomi di sana termasuk masalah yang ada dan apa yang bisa Jakarta bantu.

“Selama ini kan sudah ada bantuan. Jakarta ini sebagai ‘melting pot’ dari segi perekonomian, warga Depok banyak yang kerja di Jakarta. Contoh pertumbuhan hunian ketika rumah di Jakarta mahal otomatis yang kerja di Jakarta lebih nyaman mencari rumah di Depok,” kata dia.

Wibi juga menyoroti soal penyatuan tersebut dari segi transportasi yang berintegrasi dan linier antara Jakarta dan daerah penyangga untuk mengurangi kemacetan sehingga biaya yang terbuang karena kemacetan bisa berkurang dan otomatis turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan berbagai gambaran itu, sebenarnya bisa secara administratif tidak tergabung namun aspek lain yang terhubung,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengusulkan daerah penyangga Jakarta, seperti Depok, Bekasi, Tangerang, dan Bogor disatukan menjadi Jakarta Raya. Menurutnya, permasalahan yang ada di wilayah daerah penyangga Jakarta mudah terselesaikan jika kawasan tersebut digabung. (ANT/*)

Leave a Reply