JAKARTA (30 Mei) – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, mendukung penuh penyelenggaraan Jakarta Jiu Jitsu Open 2026 yang berlangsung di Grind Jiu Jitsu Indonesia HQ Food Centrum, Jakarta Utara. Menurut dia, kejuaraan itu menjadi langkah positif pembinaan atlet. Sekaligus, memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat kegiatan olahraga bertaraf internasional.
“DPRD DKI Jakarta mendukung penuh kegiatan Jiu Jitsu Open 2026,” ujar Wibi, Sabtu (30/5).
Ia berharap, Jakarta Jiu Jitsu Open edisi berikutnya menghadirkan partisipasi yang lebih luas. Menarik perhatian peserta dari lebih banyak negara.
“Kita berharap di tahun depan, Jiu Jitsu Open 2027 itu bisa lebih besar lagi,” ucap Wibi.
Selain mendorong prestasi olahraga, sambung dia, penyelenggaraan event internasional seperti Jakarta Jiu Jitsu Open dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Jakarta kepada dunia. Sektor pariwisata dan olahraga, harap Wibi, dapat berjalan beriringan. Menarik kunjungan wisatawan maupun investor mancanegara.
“Dengan support tourism, kita bisa menarik perhatian turis mancanegara untuk datang ke Indonesia,” kata Wibi.
Ia yakin, semakin banyak kegiatan olahraga internasional di Jakarta akan membuka peluang pertukaran ilmu, pengembangan fasilitas olahraga, serta memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
“Warga Jakarta bisa lebih sehat dengan ikut terus olahraga,” tambah Wibi.
Di kesempatan yang sama, Ketua PBJI Jakarta, Abdul Azis Muslim menjelaskan, Jakarta Jiu Jitsu Open 2026 merupakan agenda rutin yang terus dikembangkan. Tujuannya, meningkatkan kualitas kompetisi dan pembinaan atlet.
Kejuaraan 2026 diikuti atlet dari lima provinsi di Indonesia. Termasuk dari tiga negara sahabat. Total peserta mencapai 321 atlet dari berbagai kategori usia dan kelas pertandingan.
“Diikuti oleh lima provinsi dan tiga dari negara luar. Jepang, Inggris, dan Korea,” ungkap Azis.
PBJI Jakarta, lanjut dia, terus berkoordinasi dengan Pemprov DKI guna memastikan pembinaan atlet berjalan berkelanjutan dan mampu menghasilkan prestasi di level yang lebih tinggi.
“Agar atlet-atlet DKI ini bisa terus tampil memperkuat provinsinya, dan juga sampai event internasional,” imbuh Azis.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi peserta, PBJI Jakarta juga menyiapkan penghargaan bagi para juara umum. Juara umum pertama dapat hadiah Rp15 juta, juara umum kedua Rp10 juta, dan juara umum ketiga Rp5 juta.
Melalui dukungan DPRD DKI, PBJI Jakarta optimistis Jakarta Jiu Jitsu Open akan terus berkembang sebagai salah satu kejuaraan unggulan yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi. Termasuk memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang aktif menggelar berbagai event olahraga internasional. (DPRD/FM)