JAKARTA (30 Oktober): Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan DKI Jakarta di Jalan Sedayu City Big Box Nomor 10A, Cakung, Jakarta Timur. Kunjungan ini dalam rangka membahas sejumlah isu strategis pembangunan ibu kota.
Rombongan NasDem dipimpin Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino, didampingi Sekretaris DPW NasDem DKI Jakarta Jupiter. Hadir pula dalam rombongan para anggota Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, di antaranya Nova Harivan Paloh, Mohamad Ongen Sangaji, Gias Kumari Putra, Imamuddin, Riano P. Ahmad, dan Raden Gusti Arief, serta jajaran fungsionaris DPW Partai NasDem DKI Jakarta.
Kedatangan mereka disambut Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Ady Widjaja, Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Pantas Nainggolan, serta para anggota DPRD DKI PDI Perjuangan, dan jajaran fungsionaris partai.
Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino mengatakan, komunikasi lintas partai diperlukan untuk membangun Jakarta tanpa terjebak kepentingan sektoral. Menurutnya, perbedaan latar belakang politik tidak seharusnya menghalangi kerja sama dalam menghadirkan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Bagaimana membangun Jakarta bersama-sama tanpa melihat ego sektoral kepartaian, tetapi bagaimana politik itu hadir untuk membantu dan memberikan kemanfaatan kepada masyarakat di Jakarta,” ujar Wibi Andrino, Jumat (30/10).
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini juga menilai soliditas partai politik di parlemen diperlukan untuk mendukung program kerja Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Terlebih, pemerintah daerah menghadapi tekanan fiskal seiring penurunan dana bagi hasil (DBH), sehingga diperlukan penentuan program prioritas yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Di tengah tekanan fiskal dengan dana bagi hasil yang menurun, tentu banyak program yang ingin dikerjakan Pemerintah Provinsi Jakarta. Namun, tidak semuanya bisa dilaksanakan. Pasti dibutuhkan pilihan-pilihan program yang super prioritas. Karena itu, perlu dukungan dan soliditas di parlemen agar program-program tersebut dapat berjalan,” katanya.
Selain membahas pembangunan dan kebijakan anggaran, NasDem turut menyampaikan usulan agar Kepulauan Seribu memiliki daerah pemilihan tersendiri pada Pemilu 2029. Wibi menilai masyarakat di wilayah tersebut membutuhkan representasi politik yang lebih dekat dengan kondisi dan kebutuhan daerahnya.
Menurut Wibi, keberadaan wakil rakyat yang secara khusus memperjuangkan kepentingan Kepulauan Seribu diharapkan dapat memperkuat perhatian terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat setempat.
“Warga Kepulauan Seribu ini hari ini sangat amat tertinggal sehingga membutuhkan representasi daripada anggota dewan yang memang hadir dan juga bekerja untuk Kepulauan Seribu,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Pantas Nainggolan menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai komunikasi dan silaturahmi antar partai politik perlu terus dibangun agar perbedaan pandangan dapat menjadi ruang pertukaran gagasan untuk mencapai tujuan bersama.
“Perbedaan-perbedaan yang ada itu bisa dipahami sebagai kekayaan, kekayaan kreasi, kekayaan ide untuk mencapai tujuan yang sama, yaitu masyarakat yang adil dan makmur,” ujar Pantas.
Ia mengatakan, seluruh partai politik memiliki tujuan yang sama dalam membangun Jakarta, yakni mewujudkan masyarakat yang sejahtera serta meningkatkan harkat dan martabat seluruh warga.
Pantas berharap pertemuan tersebut dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas sehingga perbedaan politik tidak menjadi penghalang bagi kerja sama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Jakarta. (FM)