JAKARTA (23 April) – Proyek perbaikan tanggul di Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan resmi selesai dikerjakan. Keberhasilan ini mendapatkan apresiasi tinggi karena waktu pengerjaannya yang sangat cepat, yakni hanya dalam kurun waktu satu hingga dua bulan.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mengatakan,pencapaian ini sebagai bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara unsur eksekutif, legislatif, dan masyarakat setempat. Dalam pernyataannya, pihak terkait menekankan pentingnya respons cepat dan keterlibatan semua pihak dalam menuntaskan permasalahan di lingkungan.
“Ini adalah bukti dari kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat yang sangat amat erat,” ujar Wibi usai meninjau tanggul, Kamis (23/4/2026).
Ia berharap semangat gotong royong ini bisa menjadi contoh bagi stakeholder lain dalam menangani permasalahan publik dengan tulus dari hati.
Lebih lanjut, Wibi menegaskan, bahwa proyek ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik tanggul, tetapi juga mencakup penataan lingkungan di sekitarnya. Taman Swadarma yang berada di lokasi tersebut kini menjadi lebih indah dan diharapkan dapat dikembangkan menjadi taman yang lebih produktif dan edukatif bagi anak-anak di masa depan.
“Harapan kita, hal-hal seperti ini bisa menjadi satu lesson learned bagi seluruh stakeholder agar bisa mengerjakan sesuatu itu dari hati. Ketika panggilan itu datang, call to action itu datang, itu pasti akan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat Pesanggrahan, Angga Saputra menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Wibi Andrino sebagai pimpinan di DPRD DKI Jakarta atas gerak cepat perbaikan infrastruktur tersebut.
“Alhamdulillah, tanggul yang jebol pada hari kedua bulan Ramadan kemarin hari ini sudah terealisasi perbaikannya. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Wibi (Anggota DPRD DKI Jakarta), jajaran Dinas SDA, serta Kelurahan Petukangan Utara,” ujar Angga.
Lurah Petukangan Utara, A. H. Husaini yang turut mendampingi dalam peninjauan tersebut menjelaskan bahwa kerusakan tanggul sebelumnya dipicu oleh intensitas hujan yang sangat tinggi. Perbaikan ini dilakukan secara kolaboratif bersama jajaran Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk memastikan struktur tanggul lebih kuat menghadapi cuaca ekstrem.
“Pagi ini kita bersama-sama meninjau hasil perbaikan tanggul yang roboh akibat hujan deras beberapa waktu lalu. Alhamdulillah sudah selesai dilaksanakan oleh SDA. Harapannya, dengan adanya tanggul ini, dampak genangan di wilayah Petukangan Utara dapat berkurang signifikan,” terangnya.
Perbaikan tanggul ini menjadi salah satu prioritas pembangunan wilayah mengingat kawasan tersebut sering kali terdampak genangan saat musim penghujan tiba. Kini, warga berharap infrastruktur yang sudah diperbaiki dapat dirawat bersama demi kenyamanan lingkungan. (EP/FM)