JAKARTA (24 April) – Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem, Gias Kumari Putra, mendorong transformasi perpustakaan di Jakarta agar tidak lagi dipandang sekadar sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi menjadi ruang belajar modern dan pusat kreativitas generasi muda.
Menurutnya, perpustakaan harus mampu menjadi ruang yang menarik, interaktif, dan menghadirkan pengalaman belajar yang lebih hidup.
“Bagaimana Pak Kadis bisa memikat anak-anak untuk segera bisa membaca di perpustakaan. Mungkin perpustakaan dapat dijadikan sebagai sarana berkumpul untuk anak muda dengan adanya fasilitas kreatif atau event-event yang berkesinambungan,” ujar Gias beberapa waktu lalu.
Ia mengusulkan agar perpustakaan dilengkapi dengan fasilitas kreatif, ruang kolaborasi, serta kegiatan rutin yang mampu mendorong budaya baca sekaligus mengembangkan potensi generasi muda.
Menurut Gias, pendekatan tersebut penting agar perpustakaan tidak kehilangan relevansi di tengah perubahan pola belajar anak muda yang semakin dinamis.
Ia menilai transformasi perpustakaan dapat menjadi bagian dari inovasi pendidikan di Jakarta, sekaligus memperkuat ekosistem literasi yang lebih inklusif dan modern.
“Perpustakaan harus menjadi ruang yang hidup, bukan ruang yang kaku. Harus menjadi tempat anak-anak muda belajar, berkarya, dan berinteraksi,” tambahnya.
Gias berharap gagasan ini dapat menjadi langkah awal menghadirkan perpustakaan sebagai hub kreativitas anak muda dan magnet baru bagi penguatan literasi di Jakarta. (FM)