JAKARTA (24 April) – Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem, Gias Gumari Putra memberi perhatian serius terhadap maraknya kasus perundungan (bullying) dan perilaku menyimpang di lingkungan sekolah yang dinilai sudah berada pada level darurat.
Berdasarkan temuan saat reses, ia mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan sistem pencegahan yang konkret dan terukur untuk melindungi siswa.
“Kasus bullying, kasus perilaku yang sudah di luar batas daripada anak-anak sekolah ini sudah luar biasa. Kalau kita tidak antisipasi, hal ini akan terus bergulir. Mental anak-anak itu kurang siap,” ujar Gias Kumari Putra saat rapat Komisi C DPRD DKI Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Gias mendorong agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki gebrakan penanganan bullying yang dapat menjadi model bagi daerah lain, tidak hanya menyasar perilaku siswa, tetapi juga memperkuat pengawasan terhadap tenaga pendidik dan sistem pendidikan secara menyeluruh.
“Keberhasilan pendidikan harus tercermin dari kualitas ekosistem belajar yang aman, sehat, dan berkeadilan, bukan sekadar dari laporan angka capaian,” tambahnya.
Selain itu, Gias juga menyoroti kinerja sektor pendidikan yang dinilai tidak cukup hanya diukur melalui capaian indikator administratif, tetapi harus berdampak nyata terhadap kualitas siswa dan kesejahteraan guru.
Ia mempertanyakan kesenjangan antara laporan capaian indikator dengan realitas di lapangan, termasuk belum tercapainya target partisipasi PAUD secara signifikan dan persoalan pemerataan guru profesional.
“Saya ingin pertanyakan, Dinas Pendidikan menyampaikan banyak indikator tercapai, namun bagaimana kami memastikan capaian tersebut benar-benar berdampak pada kualitas pendidikan, bukan sekadar angka dan administrasi saja,” ujar Gias.
Ia juga menyoroti nasib guru honorer yang masih menggantung. Meski persentase guru profesional diklaim mencapai 89,3 persen.
“Distribusi tenaga pendidik masih belum merata, sementara banyak guru honorer masih menghadapi ketidakpastian untuk menjadi guru tetap,” jelasnya. (FM)