JAKARTA (12 Mei) – Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem, Raden Gusti Arief Yulifard, mendorong agar sekolah madrasah ikut masuk dalam skema program sekolah swasta gratis yang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Menurut Gusti, madrasah memiliki peran penting dalam sistem pendidikan di Jakarta sehingga perlu mendapatkan perhatian dan kesempatan yang sama dalam kebijakan pendidikan daerah.
Hal tersebut disampaikan Gusti saat audiensi Komisi E DPRD DKI Jakarta bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Audiensi tersebut membahas sejumlah isu strategis di bidang pendidikan.
“Kami meminta dan mendorong agar ketentuan sekolah swasta gratis ini benar-benar dilaksanakan secara maksimal, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Gusti Arief, Selasa (12/5/2026).
Selain mendorong keterlibatan madrasah, Fraksi NasDem juga meminta agar pelaksanaan program sekolah swasta gratis di Jakarta dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. Gusti Arief menegaskan, program tersebut harus benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para siswa dan orang tua.
“Pelaksanaan program sekolah swasta gratis perlu dipersiapkan secara matang, terutama terhadap 103 sekolah yang telah ditetapkan agar dapat mulai berjalan pada tahun ajaran baru tahun ini,” jelasnya.
Gusti Arief juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik, termasuk terkait tunjangan kinerja daerah (TKD) bagi guru berstatus PNS, non-PNS, maupun PPPK. Menurut dia, peningkatan kualitas pendidikan harus dibarengi dengan dukungan terhadap kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pendidikan.
“Mudah-mudahan hal ini menjadi prioritas utama di bidang pendidikan dan Pemprov DKI Jakarta benar-benar memprioritaskan kebutuhan pendidikan untuk masa depan yang lebih baik,” imbuhnya. (MAP/FM)