JAKARTA (17 September) – Persoalan kekerasan di kalangan remaja membutuhkan pendekatan pencegahan yang melibatkan lebih banyak unsur masyarakat. Edukasi, pendampingan, dan kegiatan positif dinilai dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk berkembang sekaligus mencegah mereka terlibat dalam perilaku kekerasan.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mengajak organisasi kepemudaan turut mengambil peran dalam upaya tersebut. Menurutnya, organisasi yang dekat dengan kalangan muda memiliki ruang untuk melakukan penyuluhan dan membangun lingkungan yang lebih aman.
Hal itu disampaikan Wibi saat menerima audiensi 234 Solidarity Community (234 SC) di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (17/9/2026). Pertemuan tersebut membahas program sosial dan kepemudaan serta rencana kegiatan organisasi.
“Kita membutuhkan bantuan teman-teman 234 SC untuk bersama-sama melakukan penyuluhan dan edukasi agar lingkungan kita bisa aman,” ujar Wibi.
Menurut Wibi, pendekatan terhadap remaja perlu mengedepankan pencegahan dan pendampingan, bukan semata-mata penindakan. Ruang bagi anak muda untuk terlibat dalam kegiatan positif juga perlu diperluas agar energi dan kreativitas mereka dapat diarahkan pada aktivitas yang bermanfaat.
“Biarlah anak muda menyelesaikan persoalan bersama anak muda juga. Kita pertemukan anak-anak muda yang memang ingin memperbaiki kota ini dengan mereka agar bisa kembali ke jalur yang benar,” tutur Wibi.
Ia menilai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan dapat mengambil bagian melalui kegiatan sosial, budaya, edukasi, maupun aktivitas lain yang memperkuat keterlibatan anak muda di lingkungan masing-masing.
“234 SC adalah organisasi yang bergerak di bidang sosial, budaya, dan juga kepemudaan. Harapannya, ke depan kontribusi ini terus ditingkatkan,” ungkap Wibi.
Wibi mengatakan persoalan keamanan dan ketertiban di Jakarta tidak dapat ditangani pemerintah maupun DPRD seorang diri. Kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat diperlukan, termasuk dalam membangun lingkungan yang mendukung perkembangan anak muda.
“Banyak hal di Jakarta yang tidak bisa dikerjakan sendiri. Kita membutuhkan banyak kekuatan dan banyak tangan untuk bekerja sama serta bergotong royong,” terang Wibi.
Sekretaris Jenderal 234 SC Royan Khalifah mengatakan audiensi tersebut juga menjadi kesempatan bagi organisasi untuk menyampaikan program kerja di bidang sosial, budaya, dan kepemudaan.
“Kami hadir untuk memohon dukungan terhadap kegiatan dan program kerja 234 SC yang bergerak di bidang sosial, budaya, dan kepemudaan,” kata Royan. (*/FM)