JAKARTA (1 Oktober) – DPRD DKI Jakarta membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan untuk memperkuat keterlibatan generasi muda dalam berbagai persoalan masyarakat, termasuk isu lingkungan dan pengelolaan sampah.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Raden Gusti Arief Yulifard saat menerima audiensi Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) DKI Jakarta bersama Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino.
“Organisasi kepemudaan memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah dan DPRD,” kata Gusti Arief, Kamis (1/10/2026).
Ia mengatakan, kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan lingkungan dan edukasi pengelolaan sampah yang melibatkan generasi muda.
Gusti juga berharap program-program organisasi kepemudaan dapat disinergikan dengan pemerintah daerah, sekaligus menjadi ruang untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan anak muda.
Dalam audiensi tersebut, SAPMA PP DKI Jakarta menyampaikan sejumlah program organisasi, termasuk rencana pelantikan kepengurusan serta rencana keterlibatan dalam program Youth Climate Action Fund 2027.
Ketua Wilayah SAPMA PP DKI Jakarta Johanes Geraldy Purba mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan dan generasi muda. Salah satunya berupa edukasi pemilahan sampah dan aksi bersih lingkungan di sepanjang aliran Sungai Ciliwung.
Rencana tersebut menjadi salah satu bentuk kegiatan yang dapat dikolaborasikan dengan pemerintah daerah dan DPRD, khususnya dalam mendorong keterlibatan generasi muda pada isu lingkungan.
Melalui audiensi tersebut, DPRD DKI Jakarta dan SAPMA PP DKI Jakarta membahas peluang kolaborasi program sekaligus penguatan komunikasi antara lembaga legislatif dan organisasi kepemudaan dalam menyerap serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat. (*/FM)